Merapi

Merapi
Gunung Merapi dari kejauhan. Tepatnya dari Nagari Kapau Tilatang Kamang (foto Azzyzul)

Selasa, 17 Maret 2009

Peluang Usaha
Banyak cara yang dilakukan orang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada yang bekerja sebagai buruh, pegawai, petani dan segudang profesi lain berserakan dimuka bumi ini. Dengan profesi tertentu bagi seseorang akan menghasilkan sesuatu yang digunakan untuk keperluan hidup sehari-harinya. Inilah kebutuhan dasar dari manusia yaitu kebutuhan sandang dan pangan. Setelah kebutuhan dasar tersebut terpenuhi, maka akan berentetan dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang juga sangat bervariasi satu sama lainnya.

Tulisan saya ini lebih ditujukan kepada Anda tidak punya pekerjaan yang tetap, lulusan sekolah, ataupun terkena PHK. Sebenarnya tidak perlu bingung cari kerja. Dari pada sibuk kesana kemari membawa lamaran, dan tidak diterima, kenapa tidak dicoba berusaha sendiri. Toh dari usaha sendiri Anda juga akan mendapatkan uang. Jika bekerja sebagai PNS atau di perusahaan swasta atau dimana saja yang diterima juga duit.

Nah, kalau Anda sudah berfikir untuk berusaha sendiri, tentu pertanyaannya usaha apa yang bisa saya kerjakan. Bagaimana modal untuk mendukung usaha saya tersebut. Selanjutnya jenis usaha apa yang akan saya kerjakan. Inilah pertanyaan-pertanyaan yang sering diungkapkan setiap akan memulai usaha.

Kalau berbicara masalah jenis usaha yang cocok bagi seseorang, jawabannya semua jenis usaha cocok untuk semua orang. Tetapi melaksankannya tentu tidah semudah membalik telapak tangan. Karena apa, ya mungkin modal tidak cukup dengan usaha yang digeluti, atau pengetahuan tentang jenis usaha tidak memadai. Sebaiknya tentu suatu jenis usaha yang kita jalankan didukung oleh bebrapa hal. Misalnya kalau akan membuka usaha perbengkelan sepeda motor. Yang diperlukan jelas tempat, peralatan, tenaga terampil dan sedikit modal untuk menyediakan suku cadang. Kita sebagai pengusaha yang akan memimpin jalannya usaha tersebut banyak sedikitnya tentu juga harus paham dengan seluk beluk sepeda motor dan menguasai manajemen perbengkelan.

Tapi apakah semua persyaratan tersebut mutlak diperlukan. Sebaiknya tentu jawabannnya ya. Namun hal ini bisa kita pelajari sambil jalan.